Arsip Blog

Kabar Gembira dari Sekretaris Jenderal PBB, MR. Antonio Guterres tentang West Papua


Oleh Gembala Dr. Socratez S.Yoman Pendahuluan Pemerintah Republik Indonesia boleh saja  menipu/berbohong kepada komunitas internasional tentang persoalan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Negara selama 56 tahun sejak 1 Mei 1963. Selama lima dekade lebih komunitas internasional menyaksikan kebohongan-kebohongan pemerintah Indonesia di

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Nasional dan Internasional, Polhukham, West Papua

Manipulasi Fakta dan Media Musiman di Papua


(Melihat Papua dari Sudut Media) Oleh: Fransiskus M Iyai  “sekarang Papua sudah maju, pemerintah sudah memprioritaskan pembangunan lewat program membangun Indonesia dari pinggiran .Apa lagi jalan trans papua hampir selesai mengelilingi papua. Contohya seperti jalan jayapura ke merauke sekarang sudah

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Media, Polhukham, Tanah Papua

Akankah Jokowi Ke Papua Untuk Kampanye ‘Bohong’ Lagi?


MAJALAHWEKO, seluruh rakyat Papua hingga kini masih menyimpan sejuta rasa kecewa dan sakit hati yang amat dalam terhadap Presiden Joko Widodo. Bagaimana tidak, dalam acara suci umat kristiani “Natal” yang dihelat pada 28 Desember 2014 silam bertempat di stadiun sepak

Tagged with: , , , , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Pengalaman, Peristiwa, Politik

Apakah benar Pemerintah Wakil Allah?


Oleh Gembala Dr. Socratez S.Yoman, M.A (Presiden Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua). 1. Pendahuluan Sejak lama, Negara/pemerintah membajak atau memanipulasi surat (Roma 13:1-7) untuk pembenaran (justification) & melegitimasi (legitimation) kekejaman, kejahatan, kekejian dan tindakan perampokkan yang dilakukan terhadap rakyat. Tanpa mempelajari

Tagged with: , , , , , , , , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Suara Baptis

Pepera 1969 tidak Demokratis, Cacat Hukum dan Melawan Hukum Internasional


Oleh Dr. Socratez S.Yoman Pendahuluan Proses penggabungan West Papua melalui pepera 1969 yang cacat secara hukum dan moral. Artinya proses yang penuh dengan darah dan air mata dan kekejaman dan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Negara. Pepera 1969 memang  sangat tidak

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Suara Baptis