Arsip Blog

Membongkar ”Orang Kuat” dibalik Jaffar Umar Thalib (JUT) di Keerom Papua


MAJALAHWEKO, – Ada percikan api konflik Sara kecil hari ini, dari sebuah desa bernama desa Koya Barat, di pinggiran Kota Jayapura. Dalam bacaan saya secara teoritis,  api konflik ini akan membesar dan melebar kemana – mana karena (Negara) secara terstruktur,sistematis,

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini

Nasib Masyarakat Sipil di Papua Terancam


MAJALAHWEKO, – Saya sebagai Pemerhati Ham Papua, sangat perihatin dengan situasi pelanggaran Ham di papua di akhir-akhir ini, masyarakat sipil orang asli Papua dan Non Papua hidup dengan penuh rasa takut dan terauma di tanah ini, pembunuhan terjadi di mana-mana

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Ham, Pendidikan dan Kesehatan, Polhukham

Satu Anggota TNI Tewas dalam Baku Tembak dengan TPNPB di Nduga


MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Seorang anggota TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Rahwam Yonif 751 Raider tewas saat baku tembak dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Papua, sekitar pukul 08.30 WIT pada Senin (28/1). Wakil Kepala

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Berita, Nasional dan Internasional, Polhukham

Nurani tidak pernah Berbohong: Kasus Nduga: Apakah Propaganda Pemerintah Indonesia atau OPM?


Oleh Dr. Socratez S. Yoman, Persekutuan Gereja-gereja West Baptis Pendahuluan Ada seorang teman menelepon saya, “Pak Yoman, jangan terjebak dengan permainan propaganda pemerintah Indonesia di Nduga. Pak Socratez tetap berdiri dan bersuara sesuai dengan peran Anda sebagai seorang pemimpin Gereja

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Suara Baptis

Labelisasi Teroris bagi Gerakan Papua Merdeka


Oleh: Paskalis Kossay MAJALAHWEKO, JAKARTA – Dipicuh oleh peristiwa pembantaian 19 buruh pekerja Jalan trans papua ruas wamena – Yuguru ( 2/12 ) di Distrik Yigi dan Mbua Kabupaten Nduga Papua , DPR RI meminta Pemerintah Indonesia agar mendesak PBB untuk

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Peristiwa