Arsip Blog

Dulu Bangsa Merdeka dan Berdaulat, Kini Bangsa yang Diduduki, Dijajah dan Dimusnahkan oleh Kolonial Indonesia


Oleh Dr. Socratez S.Yoman Pendahuluan Saya akan menulis apa yang saya tahu & yang saya percaya. Saya selalu menulis apa yang saya lihat. Saya selalu menulis apa yang dialami oleh bangsaku. Saya selalu bersuara bagi bangsaku yang tak bersuara, dan

Ditulis dalam Artikel, Opini, Suara Baptis, Suara Gereja

Saya Tulis Apa yang Saya tahu untuk Bangsaku


Oleh Dr. Socratez S.Yoman Pendahuluan Penulis diminta komentar tentang Proyeknya TNI/Polri yang sedang dilaksanakan di Kabupaten Lanny Jaya “Pengejaran Enden Wanimbo dan Purom Wenda”, penulis sampaikan “Saya Tulis Apa Yang Saya Tahu Untuk Bangsaku.” Artinya  Proyek di Lanny Jaya itu

Ditulis dalam Artikel, Opini, Orang Asli Papua, Suara Baptis, Suara Gereja, West Papua

Kebangkitan Kesadaran Rakyat dan Bangsa West Papua Yang Diduduki dan Dijajah Indonesia


Oleh Dr. Socratez S.Yoman Pendahuluan Dalam artikel ini penulis akan menulis dengan judul: ” Kebangkitan Kesadaran Rakyat & Bangsa West Papua Yang Diduduki dan Dijajah Indonesia.” Topik artikel ini tentu saja timbul pertanyaan penting untuk kita jawab bersama-sama. 

Ditulis dalam Artikel, Opini, Suara Baptis, Suara Gereja

Bahaya Lahirnya Embrio Milisi Sebagai Ancaman Serius Bangsa Melanesia (Eurico Guterres di Timor-Timur dan Hendrik Yance Udam di West Papua)


Oleh Dr. Socratez S.Yoman 1. Latar Belakang Tidak menjadi rahasia umum gerakan milisi di Timor-Timur (sekarang: Timor Leste) dan milisi itu juga dikenal pro-Indonesia dan jargon sekarang ialah pro-NKRI. Nama pahlawan pro-Integrasi di Dilli, Eurico Guterres lebih populer waktu itu.

Ditulis dalam Artikel, Opini, Suara Baptis, Suara Gereja

Pemerintah RI dan TNI/Polri Sebagai Kolonial Moderen di West Papua 


Oleh Gembala Dr. Socratez S.Yoman 1. Pendahuluan “Bagi rakyat dan bangsa West Papua perlu belajar, mengetahui dan harus sadar, siapapun presiden Republik Indonesia tidak ada gunanya. Karena sepanjang dan sejauh ini, TNI menduduki, berkuasa, menindas dan menjajah Bangsa West Papua.” 

Ditulis dalam Opini, Polhukham, Suara Baptis, Suara Gereja