Orang Asli Papua Menuju Kepunahan


Orang Asli Papua (Ilst foto)

MAJALAHWEKO, WAMENA – Bupati merauke usul alas Gelar Rapat Alas tikar terkait minimnya orang Asli Papua lolos jadi legeslatif. 

Saya mendengar dibeberapa daderah pemilihan anggota legeslatif yang unggul masyarakat non Papua, misalnya Kabupaten Merauke, Kabupaten Kerom, Kabupaten Timika dan beberapa Kabupaten lainnya, menurut saya semua orang punya hak untuk bertarung dalam Politik, mamun orang-orang asli Papua tidak lolos bebebarapa tempat ini menjadi masalah bagi Orang Asli Papua.

Saya amati bahwa OAP punya hak bertarung dalam proses pemilukada dilapangan, tetapi mereka kehilangan dengan hak untuk menduduki jabatan sebagai anggota legeslatif karena di kuasai oleh orang-orang lain.

Bertarung dilapangan juga bisa kalah kalau daerah tersebut mayoritasnya orang-orang non Papua, sehingga anggota legeslatifnya lebih mayoritas orang lain. Perlu ketahui bahwa  hal-hal ini akan dapat mempengaruhi sistim kerjanya anggota legislatif yang sudah terpilih.

Hal yang lain hal ini juga  telah menunjukan bahwa orang-orang Papua sedang mengalami kepunahan di atas tanahnya sendiri. karena lebih mayoritas adalah orang-orang non Papua. Misalnya di kabupaten merauke saya pernah dengar dalam pertemuan di salah satu tempat dan pejabat itu sampaikan bahwa di merauke orang asli Papua hanya 30% sehingga wajar hal itu terjadi.

Mari kita analisa dan bertanya diri masing-masing bahwa bagimana orang Papua harus mempertahankan ras sebagai orang melanesia, atau kah kita harus ikut-ikuran hingga sampai ras orang Papua hilang begitu saja ? 

Dari semua itu dapat terjadi karena, orang papua sangat baik dan berani menjual tanah sembarang, dan tidak pernah jaga dengan baik, bahwa tanah itu adalah sebagai mama.

  1. Kita lepas dan jual tanah sebarang dengan harga yang murah, hingga kita kita berkuasa lagi
  2. Mendatangkan transminggrasi dari luar
  3. Pendataan jumlah penduduk yang tidak jelas antara orang asli papua dan non Papua.
  4. Mungkin ada yang lain silakan ditambahkan

Maaf mungkin saya salah menganalisa artikel sederhana ini.

Penulis: Theo Hesegem, Pembela ham papua

oEditor: Admin/MW

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Polhukham, Tanah Papua

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: