Beras akan Segerah pulang Kampung


Ilst Foto beras

MAJALAHWEKO, WAMENA – Leir Wenda, S.Th, Seksjen II, Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua mengatakan bahwa “Mulai hari ini, segerah bikin kebun yang banyak, sebab beras akan segerah pulang kampung. Jemaat yang datang maupun tidak datang dibadah ini, tolong sampaikan pesan saya ini”. 

Leir mengatakan “Beras Raskin membuat rakyat Papua lemah, memperbudak, sehingga hari ini mulai pikir untuk membuat kebun kembali”.

Usai ibadah Gabungan Wilayah Magi, Sekjen BPP-PGBP, Leir Wenda, S.Th, Ajak Jemaat untuk bangkit berdiri untuk menutup semua rangkaian kegiatan Ibadah dengan Doa. (Potret: Nuken/MW).

Apakah jemaat tau beras itu dari mana asalnya, apakah rakyat papua tau Tanam Padi, kalau tidak, maka hari ini mulai pikir untuk kembali melihat kebun,

Jangan bergantung pada pemerintah dalam hal beras Raskin, Sebab anda sudah diperbudak dengan cara ini.

Leir Wenda, S.Th, Seksjen II, Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua (Potret: Nuken/MW)

Leir minta orang tua  dan pemuda segerah kembali ke kebun, bekerja dan bekerja sebab, beras segerah pulang, kata itu harus ingat dan bawa pulang kembali ke Honai (Kunume). Dan renungkan artinya itu. Tegas Leir Wenda. (Nuken/MW).

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Berita, Ekonomi dan Bisnis, Gaya Hidup, Suara Baptis, Tanah Papua

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: