Pimpinan Gereja Sesalkan Kunjungan TNI/Polri


MAJALAHWEKO, – Pimpinan Gereja sesalkan kunjungan TNI/POLRI,  terhadap anak-anak pengungsi yang sedang belajar di sekolah darurat yang di bangun di halaman Gereja Kingmi Weneroma, kabupaten Jayawijaya jalan Habema.

Menurut kordinator Gereja Kingmi di Tanah Papua Pdt. Esmon Walilo S.Th, anak-anak ini masih dalam trauma dan rasa takut melihat TNI/POLRI. Krn anak-anak bersama keluarga mengungsi dari  mengungsi dari kabupaten Nduga. Esmon menjakinkan anak–anak ini akan lari kalau melihat TNI dan Polri, oleh karena itu, diharapkan anggota tidak berkunjung kesana. 

Kalau ada kunjungan-2 seperti itu anak-anak tidak akan belajar dengan tenang, apa lagi kunjungan pada hari minggu tanggal 10 Februari 2019,  anggota TNI yang dipimpin Pasintel langsung datang di lapangan. Sedangkan kita ketahui hari minggu itu bukan hari kerja. 

Menurutnya kami sebagai pimpinan Gereja merasa terganggu dengan kehadiran anggota Kodim 1702 pada saat kita sedang beribadah.

Oleh karena itu Esmon sebagai pimpinan Gereja si Kabupaten Jayawijaya sangat menyesal sikap anggota yang tidak sopan datang si halaman gereja pada saat ibadah berlangsung. 

Pembangunan Sekolah darurat yang di bangun mengunakan tenda di halaman gereja, kami punya maksud yang baik.  Oleh karena itu jangan anak-anak itu diganggu. Sikap gereja dengan tegas jangan ada kunjungan lagi. Biarkanlah mereka untuk belajar dengan bebas tanpa rasa takut.

Akhirnya juga pimpinan Gereja mengirim artikel sedikit kepada Kapolda Papua, agar anggota polres tidak datang-datang di sekolah tersebut. 

Menurut Pdt. Esmon Walilo S.Th. kami juga akan menyampaikan kepada Panglima, terkait   kehadiran anggota Kodim 1702 Wamema pada hari minggu.

Berikut ini isi artikelnya

Shalom, bpk Kapolda kekasih Kristus, tlg sampaikan bpk Kapolres Jwy agar anggotanya tdk dtg2 ke Sekolah Tenda yg grj bangun di lokasi grj. Anak2 ini br keluar dr trauma konflik di Nduga dn ada yg sdh kls ujian. Jd mrk perlu ada suasana br yg dpt menolong melupakan susana yg mereka alami di Nduga. Senin Polisi  dn TNI ke Sekolah Tenda anak2 km semua melarikan diri di kira Polri dn TNI mau menyerang mereka. Jd km grj mhn agar anggota dgn pakaian preman atau dinas tdk dtg2 ke sana. Anak2 km perlu belajar dn membutuhkan suasana Shalom bpk Kapolda, demikian terima kasih bpk hormat.

(Theo H)

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Berita, Pelajar Dan Mahasiswa, Pendidikan dan Kesehatan, Suara Gereja

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: