Dua Helikopter TNI kembali Melakukan Serangan BOM Udara di Mapenduma


MAJALAHWEKO, WAMENA – TNI menggunakan senjata kimia dalam konflik bersenjata menyerang pemukiman warga di Kabupaten Nduga Papua. Dunia segera mendesak Indonesia hentikan penggunaaan senjata kimia dalam Konflik bersenjata di Papua.

TPNPBnews melaporkan: Mapenduma 6 Februari 2019, dua helicopter TNI mulai melakukan serangan bom dari udara pada pukul: 07: 30 WIT, sebagaimana awak TPNPBnews dilaporkan melalui sambungan telepon pagi ini.

Dalam laporannya diteruskan kepada admin TPNPBnews dari hasil Laporan Ekianus Kogoya Melalui HT kepada awak media yang sedang menunggu di tempat signal telepon daerah Mapenduma. Signalnya kurang normal sambungan telepon akibat jangkauan cukup jau dari Ibu Kota Genyam, dari Kabupaten Nduga.

“dua heikopter TNI angkatan udara kembali bom 5 kali di kampung Mapenduma” sebut awak TPNPBnews di Mapenduma.

“Kampung mapenduma, widum dan loama, semua dibom sebanyak 5 kali dari dum-dum bagian atas. Semua di bagian derakma mapenduma terkejut dengan bunyi ledakan bom dan sudah keluar rumah”, kata awak TPNPBnews.

Lanjut awak TPNPBnews “Sesudah turunkan bom helicopter kembali ke Timika dan arah Genyam”, ungkapnya.

Awak TPNPBnews melanjutkan pesan Panglima KODAP III Ndugama Egianus Kogeya, “Kogeya menyampaikan kepada Dunia dan seluruh public bahwa, untuk wilayah Nduga, dari Mapenduma  Yila dan Bela terjadi pemboman maka hal ini tolong diperhatian serius, kami belum pastikan jumlah korban kami akan chek dan laporkan”. Kata awak TPNPBnews meneruskan pesan Egianus Kogeya.

Ia melaporkan juga, Penambahan prajurit TNI dari Wamena ke Distrik Yigi. “trus pasukan darat, pasukan TNI dari Wamena 4 mobil masuk di Mapenduma dan jam 5 pagi ke ara Yigi”, Ungkapnya.

Pemboman TNI kemabali terjadi di Mapenduma. Serangan BOM TNI dapat berturut-turut terjadi di wilayah Nduga sekitar Mapenduma dan Yigi. Dari Desember, Januari dan sampai Pada bulan Februari 2019. Serangan udara senjata kimia ini mengancam kehidupan warga sipil Mapenduma. 

Penggunaan senjata kimia diserang melalui helicopter TNI di Kabupaten Nduga. Hal ini Dunia harus mendesak Indonesia hentikan menggunakan senjata kimia dalam konflik bersenjata di Nduga Papua. Karena bagi Prajurit TNI menggunakan senjata standar tidak mampu lawan prajurit TPNPB, sehingga TNI menggunakan senjata kimia serangan melalui udara terus terjadi.

Penggunaan senjata kimia jenis Bom di Nduga, media Indonesia dan Dunia tidak melihat sedang menutup mata, membiarkan TNI sewenang-wenang menyerang pemukiman warga.

Laporan Wawancara awak TPNPBnews di Mapenduma.

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: , , , ,
Ditulis dalam Berita, Nasional dan Internasional, Peristiwa, Polhukham, West Papua

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: