Tuntutan Penarikan Militer adalah bagian dari Upaya Penyelamatan Rakyat Nduga


MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Anggota DPR Papua dan Gubernur itu di pilih oleh rakyat. Bukan jabatan penunjukan oleh Presiden atau Menteri Dalam Negeri atau oleh Panglima TNI dan Kapolri. Kata Laurenzus Kadepa, Anggota DPR papua melalui surat kabar elektronik yang di terima media Majalahweko.

Tuntutan penarikan militer dari Nduga Papua adalah aspirasi murni rakyat. Rakyat ingin merayakan Natal dengan aman. Rakyat tahu korban akan bertambah jika pihak militer masih ada. Sangat tidak mungkin kami mengabaikan aspirasi rakyat kita.

“Saya pikir pernyataan kami tidak menantang UUD 1945 atau aturan apapun yang berlaku”. Uyar Kadepa.

Ia mengatakan “Tuntutan penarikan militer adalah bagian dari upaya penyelamatan rakyat Nduga. Rakyat Nduga adalah warga negara Indonesia yang harus kita selamatkan dari ancaman apapun, entah dari kehadiran TNI Polri, TPNPB atau kelompok manapun.

Semuanya tergantung Presiden atau Mendagri mau menuding kami telah melakukan pelanggaran serius dan diancam jabatan Gubernur dan Anggota DPR di cabut ya bagi saya sangat siap. Silahkan.!!

“Saya minta seharusnya pemerintah pusat hormati Gubernur, DPRP dan MRP karena Papua satu provinsi di Indonesia ada dalam status Otonomi Khusus”. Katanya.

Apa jadinya NKRI harga mati di Papua kalau semua kebijakan dan permintaan pejabat daerah terus dipolitisir”.?

Editor: Nuken/MW.

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: , , , , ,
Ditulis dalam Berita, Nasional dan Internasional, Tanah Papua

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: