Lawan Kejahatan Kemanusiaan di Papua


MAJALAHWEKO – “Pemerintah Republik Indonesia, TNI/polri dengan jujur harus evaluasi secara menyeluruh  terhadap beredarnya senjata dan amunisi di tangan TPN-OPM di West Papua. Sangat aneh, TPN-OPM memegang beberapa senjata dan amunusi canggih. TPN-OPM juga memakai baju dan celana loreng milik TNI.

Apakah ada pabrik senjata dihutan Papua? Apakah senjata dan amunisi itu ada sayap sehingga terbang ketemu TPN-OPM di hutan? Apakah ini proyeknya TNI/Polri untuk tujuan propoganda?

Rakyat dan bangsa West Papua harus sadar dan bersuara dan lawan terhadap kejahatan yang sedang bertumbuh dan berkembang ini? Siapa yang memelihara siklus kekerasan di West Papua?

Contoh terbaru di Nduga pada 1 Desember 2018, siapa yang mempersenjatai TPN-OPM? Terkutuklah orang yang merencanakan kekerasan dan kajahatan di West Papua.

TPN-OPM sudah berkomitmen untuk berjuang Papua Barat merdeka dengan jalan DAMAI. Jadi, TPN-OPM yang ada di hutan-hutan ini, apakah milik BIN, Kopassus, atau kesatuan mana? Karena saya tahu hanya kamorang yang punya pabrik senjata.  Kamorang jangan buat kacau di Tanah Melanesia di West Papua.”

Penulis adalah Dr. Socratez S.Yoman, M.A. (Presiden Persekutuan Gereja-Gereja Baptis Papua). Ita Wakhu Purom, 20 Desember 2018;21:15

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: , , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Suara Baptis

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: