Bangsa West Papua tetap Berjuang dengan Nilai Keadilan dan Perdamaian


Oleh: Pdt. Dr. Ndumma Socratez S. Yoman, M.A

Pdt. Dr. Ndumma Socratez S. Yoman, M.A (Presiden Baptis Papua) Foto: Nuken/MW.

MAJALAHWEKO, “Kita semua tidak setuju dan kita kutuk kejahatan OPM yang menewaskan 16 orang Indonesia di Nduga pada 1 Desember 2018. Dalam kasus ini, Presiden dan wakil Presiden RI, Mengkopolhukam, Ketua DPR RI dan semua Media Indonesia,  mengutuk dan kerahkan kekuatan TNI/Polri untuk melakukan operasi militer di Nduga. Tetapi,  keadaan sangat paradoksal dan kita patut bertanya. 

Apakah ada teriakan dan kutukan ketika TNI/Polri membantai ratusan bahkan ribuan rakyat West Papua selama 54 tahun?  Dimana rasa keadilan? Dimana rasa kemanusiaan? Melalui  peristiwa korban 16 orang di Nduga,  pemerintah Indonesia mengukuhkan diri dimata  bangsa West Papua, bangsa Indonesia dan komunitas internasional bahwa pemerintah Indonesia ialah penguasa kolonial yang menduduki dan menjajah bangsa West Papua.

Dihimbau dalam menyikapi kekejaman negara ini, rakyat West Papua tetap berjuang dengan cara-cara damai, manusiawi dan bermartabat.”

Penulis adalah (Gembala Dr. Socratez S. Yoman; 14 Desember 2018). 

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: , , , , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Motivasi dan Inspirasi, Suara Baptis, Suara Gereja, West Papua

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: