Pemerintah Pusat Jangan Ganggu Natal dengan Operasi Militer di Kabupaten Nduga Papua


MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Mendesak kepada Pemerintah Pusat segerah fokus pada penyelesdaian Kasus pelangaran Ham di Tanah Papua, bukan membuat dan menambah kasus baru lagi. Hal ini disampaikan oleh Ketua Departemen Pemuda Baptis Papua. Sepi Wanimbo, S. IP. M. KP

Sepi mengatakan “Pemerintah Pusat jangan menambah Pelangaran Ham lagi diatas Tanah Papua, seharusnya fokus pada penyelesaian pelanggaran Ham yang belum di selesaikan di Tanah Papua, bukan sebaliknya”.

Saya pikir, Lanjut Sepi, Pelanggaran HAM di Papua adalah penyebab utama yang membuat Papua terus bergejolak. Pemerintah harus jeli dan cerdas melihat masalah Papua. Justru kebijakan operasi militer/ operasi keamanan Negara akan membuat masalah baru di Tanah Papua .

Pemerintah perlu melakukan langka kongkrit tentang hak hidup, hak politik dan kesejateraan kami orang asli Papua yang tepat sasaran secara menyeluruh. Sehingga persoalan Papua dapat menemukan titik temunya. Bukan hanya sebatas janji – janji politik untuk menghibur hati kami orang asli papua setelah itu kabur semua.

Persoalan papua tidak bisah dilihat dari kasus Nduga, tetapi harus dilihat secara menyeluruh terhadap seluruh rakyat dan penduduk dua provinsi yaitu Papua dan Papua Barat.

Kata Sepi “Jangan bikin masyarakat semua tinggalkan kampung dan Gereja pergi masuk hutan berlindung di hutan rimba karena takut dengan adanya operasi militer/operasi keamanan Negara”.

“Bulan Desember ini adalah hari bersejarah bagi umat Kristen yaitu dimana Raja Damai Yesus Kristus Telah lahir pada tanggal 25 Desember sehingga warga dan jemaat turut mengucap syukur dan turut memperingati hari kelahiran Yesus Kristus di kota Daud. Oleh sebab itu, Pemerintah Pusat harusnya membuka ruang untuk duduk satu meja antara Pemerintah Indonesia dengan rakyat Papua melakukan dialog yang dimediasi oleh pihak ketiga yang netral agar papua bisah mengakhiri konflik dengan damai.

Karena, Lanjut Sepi “pemerintah Indonesia sudah punya pengalaman yang baik yaitu dimana penyelesaian masalah pelangaran HAM di Ace melalui dialog antara Pemerintah Indonesia dengan Rakyat Ace duduk satu meja dimediasi pihak ke tiga itu diselesai dengan baik.

Stop sudah, Pemerintah Pusat jangan lagi menambah penderitaan dan korban terhadap kami rakyat papua karena dengan operasi militer/keamanan Negara. (Nuken/MW).

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Berita, Ham, Pemuda Baptis, Polhukham, Tanah Papua

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: