Aksi Tolak Pembangunan MAKODAM di Asologaima dan Pengukuhan Kepala Suku Besar Sepegununggan Tenggah Papua


IMG_0206-1

Foto: Penyerahan Peryataan sikap Aksi Solidaritas Masyarakat Pegununggan Tenggah Papua dari Korlap kepada DPRD Kab. Jayawijaya. Nuken/MW.

MAJALAHWEKO, WAMENA – Ribuan Masyarakat, Pemuda/u dan Mahasiswa Papua melakukan Aksi Solidaritas Peduli Masyarakat Pegununggan Tenggah Papua Hari ini. Senin, 12/11/2018. 

Aksi ini dalam rangkah Penolakan rencana bangun MAKODAM yang rencananya akan dibangun di distrik Asologaima kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua. Dan Menolak atas pengukuhan kepala Suku adat Pegununggan tenggah Papua.

Salah satu orator mengatakan “Kehadiran TNI/Polri diatas Tanah Papua membuat Rakyat Papua trauman, tidak bisah hidup Bebas Merdeka diatas Tanah Papua.

Sudah cukup ada Batalion dan beberapa Pos TNI/POLRI. Masyarakat trauma dengan kehadiran TNI. 100% TOLAK. Dimana lagi akan kami berkebun, akan kemana nantinya, anak cucu kami kalau Tanah kami dikuasai oleh TNI/Polri.

Kami rakyat Papua menolak atas pemberian atas hak ulayat tanah Adat. Ingat bahwa, Orang Papua bisah hidup tanpa uang tetapi tidak bisah hidup tanpa Tanah. Karena tanah merupakan Mama orang Papua. Tanah Papua adalah Tanah milik Tuhan, milik Orang Papua, bukan milik suku tertentu jadi stop jual Tanah dengan kepentingan tertentu.

IMG_0229-1

Tanda tangan petisi

Jika anda mau jual Tanah, anda mau kemana, mengaku diri kepala suku, stop. Di wilayah itu ada Pos. Jadi cukup sudah. Karena daerah Asologaiman bukan daerah konflik.

Kami juga Menolak atas pengukuhan kepala Suku adat Pegununggan tenggah Papua.

Masyarakat Sepegunugan Tenggah Papua menilai bahwa, pengukuhan kepala suku melanggar Hukum adat. Prinsip-prinsip hukum yang tegak diberikan mandat kepada orang lain. Diluar dari orang gunung. Diluar dari orang Wamena. Diluar dari Papua. Hari ini kami cabut.

Tidak ada sejarah yang namanya kepala suku Besar. Yang ada hanya kepala suku di setiap klen. Maka Kami tolak dengan pengukuhan kepala Adat Se-pegununggan tenggah Papua. Pengukuhan Tidak masuk akal.

IMG_0054-1

Massa Aksi sedang menuju ke Kantor DPRD Jayawijaya.

Massa aksi juga mendesak Pangdam Cenderawasi dan Kapolda segerah tarik Anggota yang berkeliara di seluruh Wilayah Pegununggan Tenggah Papua. Terutama di Daerah Balingga Kabupaten Lanny Jaya. Sampai saat ini masyarakat Balingga tidak bisah beraktivitas seperti biasanya. Anak-anak sekolah tidak bisah ke sekolah. Aktivitas lumpuh Total, Masyarakay trauma. Jadi harap Segerah tarik anggotamya.

Usai orasi politik dari beberapa komponen. Acara dilanjutkan penyerahan pernyataan sikap ke DPRD Kabupaten Jayawijaya dan dan penandatangan petisi penolakan. Massa aksi disambut baik oleh Dewan Perwakilan Daerah (DRPD) Kabupaten Jayawijaya.

Diharapkan DPRD Bisah teruskan aspirasi Masyarakat sepegununggan tenggah Papua * (Nuken/MW).

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: ,
Ditulis dalam Berita, Nasional
2 comments on “Aksi Tolak Pembangunan MAKODAM di Asologaima dan Pengukuhan Kepala Suku Besar Sepegununggan Tenggah Papua
  1. @ndellaOnne berkata:

    Papua bukan Tanah kosong,!!

    Suka

  2. lere wenda berkata:

    Menderitanya Warga dalam Cengkraman KKB Purom Okiman di Papua
    https://news.okezone.com/read/2018/11/14/340/1977639/menderitanya-warga-dalam-cengkraman-kkb-purom-okiman-di-papua

    Ko bilang aparat pergi???……nggak salah ko?

    Suka

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: