Polda Papua Harus Pastikan Kenyamanan Terhadap Masyarakat Sipil, Jaminan Pendidikan Harus Jelas dan Melakukan  Operasi Militer di Balingga Lanny Jaya


IMG_0111

Nioluen Kotouki Anggota DPRP Papua

MAJALAHWEKO, WAMENA, – Seusai rapat dengar pendapat antara DPRP Papua, Pemerintah Lanny Jaya, Kapolres Lanny Jaya, Kepala – kepala Distrik, kepala – kepala kampung dan tokoh masyarakat pada tanggal,  7/11/2018 di Aula Kantor bupati Lanny Jaya. 

Nioluen Kotouki Anggota DPRP Papua memintah dengan tegas agar Jika keputusan Kapolda Papua untuk dapat melakukan Operasi Militer di Distrik Balingga Kabupaten Lanny Jaya  agar mengejar kelompok PUROM OKIMAN Wenda yang di pandang  beda ideologi tentu harus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang ada di sana. selain itu Nioluen Kotouki juga meminta agar pelaksanaan pendidikan di sana akan di atur bagaimana karena  sedikit lagi akan di  lakukan  ulangan dan hal – hal ini tidak bisa di sepelekan.

Kehadiran Kapolda Papua  di tiom kabupaten Lanny Jaya hingga kini menjelang lima hari, dan kemungkinan kehadiran Pa Kapolda Di tiom tentu dalam rangka menyiapkan berbagai kesiapan secara militer tentunya untuk melakukan tindakan operasi terhadap kelompok yang di anggap beda pandangan.

Hasil dengar pendapat bahwa  OPERASI MILITER tetap akan di lakukan, untuk itu seluruh lapisan masyarakat dapat  menjaga ketentraman,  dan di harapkan seluruh intelektual Lanny jaya harus bersatu.

Tiga Minggu ke depan lagi kami akan masuk pada bulan Desember  untuk itu di harapkan Kita sama – menciptakan kondisi kenyamanan dari hati kita  masing – masing   dan menerimah bulan Desember yg sebagai hari bersejarah bagi Umat Kristen di seluruh Dunia.

Setelah menyimak perkembangan di tiom Lanny jaya bahwa rakyat di paksakan untuk menerima tindakan Operasi Militer, hal – hal seperti ini tentu harus di benahi baik baik agar masyarakat kecil tidak menjadi korban.

Nioluen Kotouki menuturkan Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya juga harus turut serta menjaga kenyamanan masyarakat karena secara langsung kehadiran pemerintah karena adanya masyarakat, kehadiran militer karena adanya masyarakat, dan masyarakat merupakan obyek Fital yang tidak tidang sebelah mata dan tidak di manfaatkan oleh siapapun yang merasa diri berkuasa.
Jika dalam operasinya militer ada rakyat kecil yang korban, di teror di ancam maka kami minta sepenuhnya Kapoldalah yang harus bertanggung jawab.

Editor: Nuken/MW.

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Ditulis dalam Berita, Nasional

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: