West Papua Merdeka Dan Nasib Para Migran (Pendatang/Melayu)


Ilustrasi Foto

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Saya sangat respek sahabat-sabahat yang menanggapi dan memperdebatkan tulisan-tulisan artikel yang saya tulis selama ini. Salah satunya yang penulis hormat dan respek ialah pak Edward Sitorus. Setuju dan tidak setuju itu bagian dari dinamika dan seni kehidupan.

Sebagian besar rakyat dan bangsa West Papua sangat positif menyambut setiap artikel saya. Mereka menyampaikan terima kasih atas pendidikan, pencerahan dan juga suara kenabian.

Yang penulis heran dan lucu ialah ada sahabat-sahabat yang menyamar yang menggunakan nama-nama orang West Papua, bahkan nama samaran. Kerjanya hanya menghina, mencaci maki, dengan kata-kata yang tidak layak diungkapkan.

Lebih baik, siapapun Anda, sampaikan terbuka apa yang Anda tidak senang dan tidak suka kepada penulis dan juga dengan artikel itu. Penulis pasti menghormati pendapat Anda dengan tulisan artikel, bukan dengan maki-maki dan menghina Anda.

Penulis tidak akan merendahkan martabat Anda, karena TUHAN tidak memberikan mandat kepada penulis untuk merendahkan martabat sesama manusia. Penulis tahu dan percaya, Anda adalah gambar dan rupa Allah yang diciptakan sesuai dengan rupa dan gambar Tuhan (Kejadian 1:26). Kita sama-sama sederajat sebagai sesama manusia.

Yang penulis tidak setuju, tidak senang, tidak suka dan lawan ialah kekerasan dan kejahatan Negara yang merendahkan martabat umat Tuhan di West Papua atas nama NKRI dan kedaulatan Negara.

Penulis juga membaca Kitab Suci, Alkitab, bulak-balik dari Kitab Kejadian sampai Wahyu, tidak ada tertulis rakyat dan bangsa West Papua ialah orang-orang Separatis, OPM dan pembuat Makar.

Dan paling hakiki dan fundamental ialah TUHAN Allah tidak melarang West Papua Merdeka. Tuhan Yesus Kristus tidak melarang West Papua Merdeka. Alkitab tidak melarang West Papua Merdeka. Gereja juga tidak melarang West Papua Merdeka.

Yang dilarang TUHAN, dilarang Yesus Kristus, dilarang Alkitab, dilarang Gereja ialah JANGAN MEMBUNUH. JANGAN MENIPU, JANGAN MENCURI.

Waa.. ITW,281018

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Suara Baptis, Suara Gereja

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: