Khotbah Minggu, 23 Sep 2018. Thema: Gembala OPM atau Gembala Separatis


Khotbah Minggu, 23 Sep 2018.

Thema: Gembala OPM atau Gembala Separatis

Sub Tema: Jagalah dan Lindungilah dan Gembalakanlah Umat-Ku yang di OPM kan atau di Separatiskan-kan d iatas Tanah Leluhur Mereka

Oleh:

Gembala Dr. Socratez S.Yoman, Presiden Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua

1. Pendahuluan

Para jemaat, orang-orang benar dan kudus yang Tuhan Yesus kasihi dan berkati dan saya kasihi. Dari mimbar suci ini, untuk menjelaskan tema dan sub tema Firman Tuhan, saya mengajukan beberapa pertanyaan kunci. Karena tema dan sub tema ini sangat asing, jarang, tidak biasa bahkan belum pernah berada di mimbar-mimbar suci. Mari kita mengajukan pertanyaan-pertanyaan.

1.1. Mengapa tema dan sub tema ini diambil dan tidak rohani dan sangat duniawi?

1.2. Apa yang dimaksud dengan gembala OPM/gembala separatis?

1.3. Mengapa gereja menjaga dan melindungi dan menggembalakan umat Tuhan yang di-OPM-kan dan di-Separatis-kan oleh Negara dan pemerintah Indonesia?

1.4. Mengapa gereja harus menggembalakan anggota OPM dan Separatis yang selama ini melawan pemerintah sebagai hamba Allah sesuai dengan Roma 13:1-7?

2. Manusia Gambar Allah

Jemaat Tuhan yang diberkati Tuhan Yesus. Yang menjadi dasar kita ialah Firman Tuhan/Alkitab yang terdapat dalam Perjanjian Lama dan juga Perjanjian Baru. Dasar iman kita untuk mengerti bahwa manusia adalah gambar dan rupa Allah. Manusia dijadikan oleh Allah. Tidak ada manusia yang OPM dan separatis. Terutama Penduduk Asli West Papua pemilik Negeri Tanah ini ialah umat ciptaan Tuhan dan milik Tuhan sendiri.

Berfirmanlah Allah: ” Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita….” (Kejadian 1:26).

Pertanyaan ialah dalam proses menjadikan manusia ini, apakah sebelumnya, Tuhan Allah meminta pendapat, pertimbangan dan saran dari pemerintah Indonesia supaya umat Tuhan di West Papua dijadikan anggota OPM/Separatis? Apakah ada mandat khusus dari Allah kepada pemerintah supaya umat Tuhan dibantai dengan stigma OPM?
[23/9 13:50] Dr Socratez Yoman: 3. Gembalakanlah domba-domba-Ku (Yohanes 21:15-19)

Ada penugasan yang jelas dari Tuhan Yesus kepada Simon Petrus. Tugas itu juga kepada Gereja Tuhan dalam era ini, khusus di tengah-tengah umat Tuhan di Tanah West Papua.

Tuhan Yesus bertanya kepada Simon Petrus, apakah engkau mengasihi Aku? Simon Petrus menjawab kepada Yesus: Aku mengasihi Engkau. Yesus berkata kepada Simon Petrus: Kalau engkau mengasihi Aku, “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” Artinya jagalah umat Tuhan. Lindungilah umat Tuhan. Peliharalah umat Tuhan. Bawalah mereka kepada Kerajaan hidup kekal dalam Yesus Kristus.

Dalam pesan Yesus tidak tertulis, OPM-kanlah domba-domba-Ku, Separatis-kanlah umat-Ku. Bantailah umat-Ku atas nama keamanan nasional dan kepentingan NKRI. Obyekkanlah hidup mereka dan dapat keuntungan dari penderitaan dan kesusahan mereka. Singkirkanlah dari tanah mereka. Rampaslah tanah mereka.Miskinkanlah mereka. Apakah dalam Alkitab ada pesan-pesan Yesus ini kepada rasul Petrus dan kita semua?

Gereja harus bertindak tegas atas dasar Firman Tuhan. Para gembala dan pemimpin gereja gunakan mandat dan kuasa Ilahi yang ada Anda. Tuhan Yesus berkata kepada Simon Petrus dan kepada kita hari ini. “Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga” ( Matius 16:18-19).

Pesan Tuhan Yesus sangat jelas kita gereja Tuhan. Gereja Tuhan dibangun diatas batu karang atau diatas orang-orang percaya dan beriman kepada Yesus, di atas dasar Yesus Kristus. Tuhan Yesus telah memberikan Kunci Kerajaan Sorga, Kuasa Kerajaan Sorga, Kuasa Ilahi kepada kita, kepada gembala, hamba-hamba Tuhan untuk menjadi gembala dan pemimpin di dalamnya umat Tuhan yang direndahkan dengan stigma OPM dan Separatis.

Orang-orang yang merendahkan martabat umat Tuhan dengan stigma OPM dan Separatis ialah sabahat Penjahat, kawanan Iblis dan Setan. Orang-orang perusak gambar dan rupa Allah yang sudah terkutuk.
[23/9 13:50] Dr Socratez Yoman: 4. Mengapa Tuhan Yesus lahir, mati dan bangkit?

Kita sudah percaya dan mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat umat manusia. Dia datang untuk membebaskan dan menyelamatkan manusia dari belenggu kuasa Iblis dan kuasa dosa. Semua umat manusia di dunia ini mendapat anugerah dan kasih Allah supaya semua umat manusia mendapat keselamatan dan menjadi warga Kerajaan Allah yang Kekal. Karena itu Allah menyerahkan Putra-Nya ke dalam dunia. ” Karena begitu besar kasih Allah kepada dunia, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya, tidak bisa melainkan beroleh hidup yang kekal” ( Yohanes 3:16).

5. Kesimpulan

Kita mendengar Firman Tuhan dengan Tema: Gembala OPM Atau Gembala Separatis dengan Sub Tema: Jagalah & Lindungilah dan Gembalakanlah umat-Ku yang di-OPM-kan atau di-Separatis-kan di Atas Tanah Leluhur mereka.

Mengapa tema dan Sub Tema ini? Jawabannya sudah jelas dan terang, yaitu:

5.1. Manusia diciptakan sesuai gambar dan rupa Allah (Kejadian 1:26).

5.2. Yesus lahir, rela mati di kayu salib, dikubur dan bangkit hanya untuk manusia.

5.3. Di dalam Alkitab tidak ada stigma OPM dan Separatis bagi umat Tuhan dari Sorong-Merauke.

5.4. Dalam Alkitab PL dan PB, tidak tertulis mandat dan kuasa dari Allah kepada pemerintah Indonesia dan TNI/Polri untuk membantai umat Tuhan dengan stigma OPM/Seperatis atas nama kepentingan NKRI.

5.5. Alkitab dengan tegas menjelaskan kepada Gereja dan Gembala diberikan kuasa dan mandat Ilahi dari Tuhan Yesus untuk menggembalakan umat Tuhan yang di-OPM-kan/ di-Separatis-kan dan termasuk anggota TNI/ Polri warga Gereja bagi yang Kristen.

Gereja harus berdiri kokoh dalam keyakinan bahwa Roh TUHAN ada pada Gereja dan hamba-hamba Tuhan. Gereja harus dan tegas mengatakan bahwa di Tanah West Papua dari Sorong-Merauke tidak ada umat TUHAN yang punya negeri anggota OPM dan Separatis. Rakyat dan bangsa West Papua memperjuangkan hak hidup, hak atas tanah milik leluhur mereka. Amin

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Artikel dan Opini, Suara Baptis

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: