Persembahan Puisi Untuk Kelly Kwalik


Puisi ini Dipersembahkan ketika Jendral Kelly Kwalik Ditembak mati oleh Densus 88 pada 16 Desember 2009

Oleh Gembala Dr. Yoman

IMG_20180822_120602

Dr. Yoman

MAJALAHWEKONEWS.COM, – “Bapak Kwalik, ketika engkau dilahirkan seorang anak laki-laki yang gagah, kedua orang tuamu sangat bangga menyambut kehadiranmu di Bumi Amungsa. Ibumu memelukmu dalam pelukan yang hangat. 

Ketika engkau kecil, Mamamu menjagamu dalam noken yang beralaskan daun-daunan hijau. Kedua orang tuamu membesarkan engkau dengan kasih sayang yang tulus. Ibu dan ayahmu memelukmu dan menelusuri Gunung Ndugu-Ndugu (sekarang Tembagapura). Walaupun aparat keamanan Indonesia Densus 88 membenci, memusuhi, menghina dan membunuhmu, tapi kasih sayang kedua orang tuamu dan kasih sayang Tuhanmu dalam Yesus Kristus tetap abadi dan milikmu,

Bapak Kwalik, namamu tetap terukir secara abadi di hati rakyat Papua. Nilai perjuanganmu tetap hidup dalam sejarah bangsa Papua. Dari setiap telapak kakimu yang engkau letakkan di tanah, gunung, batu, sungai, gua, lembah, lereng-lereng di tanah Amungme, tanah Papua Barat, dari sanalah akan terbit cahaya nilai kebenaran, nilai kasih, nilai kesamaan hak dan derajat,

Darahmu yang tercurah di tangan Densus 88 akan menjadi benih perdamaian dan persaudaraan antara dua bangsa yang bertikai, bangsa Indonesia dan bangsa Papua Barat. Pada suatu hari nanti, bangsa Papua Barat akan menjadi sahabat baik dan tetangga bangsa Indonesia,

Selamat jalan Bapak penegak kebenaran, pejuang keadilan, hak asasi manusia, dan kesamaan derajat. Kami mohon maaf lahir dan batin kalau kami menyakitimu. Selamat berbaring dengan tenang dan damai bersama leluhur dan nenek moyang Orang Melanesia” (hal.191-192)

(Puisi dibuat pada 16 Desember 2009, di Ita Wakhu Purom, Numbay-Tabi ‘Jayapura’ West Papua).

(Sumber buku: “MEREKA YANG MELAYANI DENGAN KASIH” karya Dr. Socratez S.Yoman).

Catatan:

Dapatkan buku ini di TB Kalam Hidup Abepura dan TB Ondwerek di Airport Sentani Lantai 2.

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Ditulis dalam Puisi

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: