Nikah Pemberkatan, Pasangan Aman Yikwa dan Mia Kogoya


IMG_0115

Kedua Pasangan Nikah pemberkatan, Aman Yikwa dan Mia Kogoya sedang menuju ke panggung Podium. Foto: Nuken/MW

MAJALAHWEKO.COM, JAYAPURA – Pasangan pengantin Aman Yikwa dan Mia Kogoya mengelar nikah pemberkatan yang di gelar di Gedung Auditorium Uncen Jayapura Papua. Selasa, 11 September 2018 Malam. Acara nikah pemberkatan dimulai pada pukul 16.09 WPB sampai pukul 21.15 WPB. 

Aman Yikwa dan Mia Kogoya ini datang untuk mengikuti dan mengikat janji suci sebagai pasangan suami istri yang sah, yang difasilitasi oleh Kampus Universitas Cenderawasi Jayapura. Pasangan ini datang lengkap dengan dandanan dan baju pengantin. Senyum kebahagiaan pun membingkai wajah mereka.

Para tamu dan Hadirin menyambut mereka dengan baik. Sangat meria ketika Aman dan Mia masuk ke Auditorium dan menuju ke podium acara tersebut.

Acara ini turut hadir juga oleh Ketua MRP, Ketua PU Provinsi Papua, Kepala Dinas BKD Kabupaten Lanny Jaya, Kepala Dinas BPMK Kabupaten Lanny Jaya, Ketua DPRD Lanny Jaya, dan beberapa penjabat Laninya.

Sebagai ucapan syukur dari keluarga Nikah, mereka juga persiapkan jamuan makan malam.

Sesuai dengan Firman yang terdapat didalam Efesus 5:22-33 “Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan, karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh. Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.

Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri. Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat, karena kita adalah anggota tubuh-Nya. Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.

Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat. Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.

Pernikahan adalah awal baru dalam kehidupan, awal dari kebahagiaan dan kebersamaan. Selamat menempuh hidup baru.*(Nuken/MW).

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with: , ,
Ditulis dalam Berita, Gaya Hidup, Informasi

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: