DPRP Minta Jokowi Buka Mata Lihat Persoalan Freeport


vmig

Aggota DPR Provinsi Papua (DPRP) Laurenzus Kadepa, saat memberikan keterangan.

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Menanggapi persoalan aksi mogok kerja atau menghentiakn aktifitas kerja yang di lakukan oleh karyawan PT Freeport Indonesia (PT FI) dan kontraktor yang mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua. 

Kehadiran karayawan Freeport dan kontraktor langsung di terima Aggota DPR Provinsi Papua (DPRP) Laurenzus Kadepa dari Komisi I yang membidangi Hukum HAM Pertahanan Keamanan dan hubungan Luar Negeri, Pertahanan dan Pemerintahan Umum dan rekan-rekan Anggota DPRP di antaranya Tan Wie Long (Waket Komisi I DPRP), Laurenzus Kadepa (Anggota Komisi I DPRP), Yonas Nusi (Anggota Komisi I Wilayah Adat), Jhon Gobay (Anggota DPRP) dan Matea Mamayao (Sekretaris Komisi I DPRP) baru-baru ini saat karyawan melakukan aksi demo damai menolak kriminalisasi para buruh Freepot dari koalisi buruh, mahasiswa dan rakyat Papua di halaman kantor DPR Papua baru-baru ini, Rabu (22/8/2018).

Baca juga:

Laurenzus Kadepa, Jumat (24/8/2018) mengatakan, ”Sebenarnya bicara tentang pemerintahan atau negara adalah bicara manusia WNI dan tanah airnya (tanah air Indonesia) , itu aman sepenuhnya untuk Indonesia. Untuk Papua, yang di inginkan oleh orang Papua adalah penduduk ras melanesia di Papua terus berkembang pesat di atas tanah airnya yang bebas dari Kapitalisme, imprerialisme dan kolonialisme dalam koridor NKRI ”

Laurenzus menegaskan, Saya minta pemerintah, yang saya tujukan langsung kepada Presiden Jokowi harus buka mata melihat persoalan karyawan freeport yang adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Dilanjutnya, Saya minta juga Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua harus memfasilitasi masalah antara Karyawan Moker (mogok kerja_red) dan Manajemen mencari solusi. Saya minta DPRP yang sudah membentuk pansus (panitia khusus) tentang PT Freeport agar mendorong masalah ini sampai selesai. Aturan dan lain-lain bukan soal. Untuk Papua aspek kemanusiaan harus didahulukan ucapnya. (Haiser Situmorang/mr).

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with:
Ditulis dalam Aksi Demo, Berita, Nasional, Polhukham, PT Freeport, Tanah Papua

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: