Laurenzus Kadepa: Pemerintah Harus Koreksi Diri


39080694_2108583399381540_7133551966935842816_n

Mahasiswa Baru FISIP Uncen Jayapura Pake gelang simbol Perlawanan (Papua Merdeka)

MAJALAHWEKO, JAYAPURA – Mahasiswa adalah tumpuhan harapan masyarakat ketika peran lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif (pemerintah) hilang dari harapan rakyat. 

Pemerintah hadir untuk rakyat. Tapi pemerintah kita sudah tidak lagi pro kepada rakyat melainkan pro investor membuat hak asasi orang asli Papua dibidang pendidikan, kesehatan, politik dan lainya terabaikan.

Provinsi Papua dalam status Otonomi Khusus/OTSUS pun tidak berubah, banyak laporan lembaga internasional yang kredibel telah mengakui tentang kehidupan dan masa depan orang asli Papua di atas tanah sendiri di pertanyakan. Mengapa? Gagalnya pemetintah memanusiakan rakyatnya sesuai cita-cita konstitusi negara kita yaitu, Negara Kesatuan Republik Indonesia/ NKRI. Dalam kondisi ini mahasiswa tidak mungkin diam.

Terakhir ini dalam media masa beredar BEM Fisip Uncen mewajibkan mahasiswa baru mengucapkan yel-yel Papua Merdeka, Gelang Berlogo Bendera Bintang Kejora dan sekarang menjadi viral. Jika hal benar di lakukan oleh mahasiswa BEM Fisip, saya berpendapat. Hal itu hanya kekecewaan dari segalah kebijakan Negara terhadap Papua.

BEM FISIP UNCEN telah ekpresikan apa yang menjadi luka atas kegagalan pemerintah selama ini.

Mahasiswa adalah agen perubahan maka dengan peristiwa ini saya berharap pemerintah harus koreksi kenapa Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP Uncen lakukan hal-hal yang menurut pemerintah adalah melanggar Undang-undang. Bukan menyerang mengancam atau mempersalahkan.

LAURENZUS KADEPA, Anggota Komisi I DPR Papua

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Ditulis dalam Berita, Mahasiswa Papua, Suara Mahasiswa

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: