Heran DPRD Merauke Dikuasai Non OAP


DAD-Paniai

Jhon NR Gobai DPRD Provinsi Papua

MAJALAHWEKO, MERAUKE – Jhon NR Gobai DPRD Provinsi Papua dari kursi adat mengaku, terkejut ketika mengetahui kursi lembaga DPRD Kabupaten Merauke dikuasai pendatang. 

“Bagaimana DPRD sebagai suprastruktur politik dikuasai atau didominasi oleh Non OAP?, pemilik negeri ini ada jadi penonton dan nasib OAP (orang asli Papua) ditentukan oleh mereka yang non OAP,” ujarnya, sabtu (11/08/2018).

Jhon mengatakan, ini merupakan keniscayaan terhadap pribumi, lebih ironisnya DPRD yang orang asli Papua hanya 2 Ada dua orang, secara tidak langsung telah menginjak hak dan martabat orang Papua.

“Dari 30 kursi yang ada di DPRD Merauke hanya ada 2 (dua) orang asli Papua. Sangat ironis sekali, oleh karena itu dapil khusus bagi OAP adalah sebuah keniscayaan. Kepala pribumi sudah terlalu lama diinjak-injak dan dilarang untuk berdiri tegak. mereka diatasnamakan setiap saat dan di setiap kesempatan. Dapil khusus adalah sebuah keniscayaan dan cara bermartabat untuk memperkuat posisi tawar pribumi di lembaga legislatif tingkat lokal,” ungkapnya tidak percaya.

Ia juga mengaku, telah menerima aspirasi langsung dari masyarakat Marind di Merauke Dan langsung telah berkoordinasi dengan KPU Provinsi.

“Saya kemarin terima dan sudah koordinasi dengan ketua KPU Papua, karna memang masyarakat marind ini harus dibantu. Beliau sarankan agar masyarakat menyurat ke Kpu pusat. Ini mereka harus berjuang agar dapat eksis di negerinya sendiri,” ujarnya.

Diakhir penyampaiannya mengaku, akan mencoba memperjuangkan hak masyarakat Marind di Merauke walaupun itu ranahnya KPU.

“Kita akan coba semampu kita, ini soal harga diri orang marind tapi memamg ini ranahnya KPU,” ungkapnya.

(Sumber: Kabardaerah.com)

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Ditulis dalam Berita, Daerah, Merauke, Tanah Papua

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: