Mahasiswa Menolak Tegas Proses Pepera Tahun 1969 yang Adalah Cacat Hukum dan Tidak Manusiawi


38149393_1853277571400770_7134556100224876544_n

Aksi Mahasiswa Menolak PEPERA 1969 adalah Catat Hukum dan Tidak Manusia

MAJALAHWEKO, MANOKWARI – Aksi HAM, Aktivis Mahasiswa tuding Act Of Free Choice Cacat Hukum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIPA, Forum Legislatif Mahasiswa Indonesia, dan Forum Independent Mahasiswa (FIM) Hari ini menggelar aksi Ham di depan Gerbang Kampus Universitas Papua. Kamis, 02/8/2018. 

Koordinator Lapangan, Rusmanudin Kelkusa dalam orasinya menyatakan bahwa, Negara Indonesia melakukan Pelanggan Ham terhadap Rakyat Papua pada tahun 1969 Saat Melakukan act of free choice (tindakan pilihan bebas) atau oleh Pemerintah Indonesia disebut Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA ).

“Negara harus meninjau kembali sebuah kesalahan yang dilakukan pada tahun 1969 dimana rakyat Papua Hanya Hanya 1% yang di libatkan.” tegas Rusman.

Baca juga:

Lanjut Rusman, Generasi Papua jangan salah mempelajari sebuah sejarah. Ada intimidasi besar Dari Negara terhadap Rakyat Papua. Ini harus dilawan.”

Hal Senada dikatakan Oleh Ketua FIM unipa, Geradus Tembut bahwa, Negara Indonesia harus bertanggung jawab atas kesalahan terbesar yang dilakukan Dalam pepera 69. Hanya 8 Kabupaten yang diikuti tanpa melibatkan semua rakyat Papua. Kata Gerad. President Mahasiswa Unipa,

Pilatus Lagoan Dalam Orasinya mengatakan, Rakyat Papua tidak akan pernah melupakan sejarah kelam yang pahit dalam setiap benak anak Papua.

“kami tidak akan perna lupa sejarah ini, kami akan terus melawan lupa sampai Negara Indonesia sadar dan mengakui Itu. New York Agreement 15 Augustus 1962 Di Denhag, Belanda adalah act of free choice yang Kemudian Papua diserahkan dari UNTEA ke Indonesia dan Melakukan tindakan pilihan bebas yang yang seharusnya masing-masing rakyat satu orang satu Suara atau one men one vote. Namun kenyataannya terbalik bahkan rakyat ditekan dan diintimidasi oleh Militer Indonesia sehingga memilih untuk bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Kami Menolak Tegas Proses Pepera tahun 1969 yang adalah Cacat Hukum dan tidak manusiawi. Oleh sebab Itu, kami menuntut Indonesia bertanggung jawab penuh atas kesalahan terbesar ini.

Masa juga membawa 1 spanduk dan panflet yang bertuliskan “keterlibatan OAP dalam PEPERA hanya 1%.

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Tagged with:
Ditulis dalam Aksi Demo, Berita, Ham, Hukum, Mahasiswa Papua, Pelangaran Ham, Polhukham, Suara Mahasiswa
One comment on “Mahasiswa Menolak Tegas Proses Pepera Tahun 1969 yang Adalah Cacat Hukum dan Tidak Manusiawi
  1. lere wenda berkata:

    Pepera 1969 adalah keputusan masyarakat pada zaman itu, klo ko protes tahun 2018….ko pake mesin waktu saja ke zaman dulu….

    Suka

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: