Hari Pertama 2018 TPNPB Menembak Mobil Brimob di Tembagapura


Screenshot_2018-01-02-17-23-39-1

Sambut tahun baru dengan aksi tembak

MAJALAHWEKO, TIMIKA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), hari pertama tahun 2018 memulai perang menuntut hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat bangsa Papua Barat di Tembagapura Papua. 

Sebagaimana pernyataan TPNPB pada akhir tahun 2017, yang menyatakan target tutup PT. Freeprot Indonesia di Tembagapura, adapun tujuan menuntut hak politik bangsa Papua untuk menjadi sebuah negara berdaulat merdeka penuh atas penjajahan Indonesia di wilayah Papua Barat.

Dalam keterangan singkat tertulis oleh crew tpnpbnews yang diterima dari Timika, Pagi ini tanggal 1 Januari 2018 pukul: 08: 00 WIT. Terjadi penembakan di mile 61-62 di Tembagapura.

“prajurit TPNPB menembak 4 mobil konvoi anggota Brimob dan TNI. Setelah menembak satu benderah Indonesia diturunkan yang terpasang di Tempat peristiwa penembakan terjadi. Bendera Indonesia tersebut, diturunkan oleh prajurit TPNPB rabek bendera tersebut dan membakar”. Tulisnya.

Sementara itu, Deny Waker membenarkan peristiwa tersebut dari Tembagapura ketika tpnpbnews menghubungi via seluler, ia mengatakan “betul anggota TPNPB tembak, mobil brimob di mile 61-62, kami sudah janji perang mulai tanggal 1 ini sampai Papua Merdeka, itu tujuan kami”, ujarnya.

Deny menyakini bahwa pernyataan bersama beberapa pimpinan TPNPB telah menyatakan sikap dalam sebuah tawaran diajukan resmi kepada Indonesia dan dapat diketahui publik baik Indonesia maupun dunia Internasional, bahwa seruan dari aksi perang TPNPB dan TNI Polri di Tembagapura adalah targetnya tutup PT. Freeport dan menuntut hak penentuan nasib sendiri melalui sebuah pemilihan bebas dibawa pengawasan pihak netral dalam hal ini Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di wilayah Papua Barat.

Tahun 2018 merupakan tahun perang pembebasan nasional di Papua Barat, terutama lokasi perang yang telah ditentukan TPNPB di Temabagapura Papua. Perang yang diumumkan TPNPB tak akan berhenti sebelum tawaran disetujui oleh Pemerintah Indonesia dan sebelum Intervensi Internasional di Papua Barat.

Metode dan strategi baru yang dimaksud TPNPB, kini perang sebagai solusi terwujudnya kemerdekaan Papua Barat. TPNPB telah menyatakan sikap sebelumnya akan siap menghadapi TNI dan Polisi di medan perang. Namun dalam perang yang ditetapkan TPNPB sebagai mana bentuk perang yang mengatur pada Humaniter Internasional Tentang Perang , TPNPB akan berpekang pada prinsip tersebut, maka TNI dan kepolisian Indonesia agar tidak mengganggu warga sipil di Tembagapura Papua.

Sumber: http://www.tpnpbnews.wp.com

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Ditulis dalam Berita, Nasional, Peristiwa, West Papua

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: