Peristiwa Penculikan dan Pembunuhan Terhadap Theys Hiyo Eluay


MAJALAHWEKO, WAMENA – Pada tanggal 10 November 2004 dimana pada Bapak alhm.

download (1)

Alhm. Theys H.Heluay

Theys H Eluwai diundang oleh angkatan laut untuk mengikuti Hari pahlawan bangsa Indonesia, seusau kegiatan ketika bpk Theys eluay hendak pulang bersama degan sopirnya Aristotles, ibundah tercinta istri Bapak Theys mendapat telepon dari sopir degan nada yang sangat ketakutan sopir Aristotles mengatakan mama Tolong doakan kami, kami dalam bahaya.

Keesokan harinya masyarakat papua dikagetkan degan berita duka bapak Theys Eluay Toko perjuangan papua mati tergeleta di jalan Koya dibunuh oleh Kopasus Indonesia di bawa komanda Haryono yang saat ini presiden jokowi memberikan jabatan sebagai kepalah perencanaan strategi BIN.

Sedangkan Sopirnya Bapak Theys H Eluay Aristotles 21 tahun hingga saat ini mayatnya tidak ditemukan hilang di telan waktu. Ibu dari Aristotles hingga saat ini Masih terus memcari anaknya yang belum ditemukan.

Bapak Theys adalah Toko Papua yang memperjuangkan nasip Orang asli Papua yang puncaknya saat ini kami generasi Papua sedang menikmati Dana otsus, nyawanya di bayar untuk mendapatkan otsus.

Selamat hari pahlawan bangsa Indonesia, Selamat sukses telah menganeksasi west Papua ke dalam NKRI.

Terimakasih telah membunuh Toko Pejuang nasip Orang asli Papua Bapak Theys H. Eluwai, degan demikian telah mengakatakan saya untuk lebih mengerti dan lebih memaknai kata-kata dari seorang jendaral Alhi Murtopo yang beroidato Di kota Raja pada tahun 1969 bahwa Jakarta (Indonesian) sama sekali tidak mengiginkan orang Papua yang mereka inginkan adalah Tanahnya dan sumber daya alamnya saja. Jika Orang Papua mau hidup mereka Silakan Cari dunia lain.

Hal itu dibuktikan degan anda membunuh setiap Orang Papua yang memukirkan nasip Orang asli Papua seperti:

1. Theys H Eluay

2. Arnold Ap ( musisi dan budayawan Papua)

3. Rojet Jitmau ( pejuang pasar untuk mama-mama Papua
Dll.

Apakah Haram atau dosa jika mereka memikirkan nasip Orang asli Papua, Sehingga mereka harus dibunuh oleh militer Indonesia? Jika memang haram dan dan dosa, maka semuah Toko pejuang pembebasan adalah pendosa. Salam pembebasan.

Editor: Nuken/MW

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Ditulis dalam Berita Duka, Ham, Hukum, Kekerasan, Nasional, Pelangaran Ham, Peristiwa, Polhukham

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: