Persipura itu Soal Harga Diri Orang Papua


buku-persipura-oke

Persipura Mutiara Hitam. Ilst Foto

JAYAPURA, MAJALAHWEKO – Kehadiran Persipura di kancah sepak bola Indonesia karena pertarungan harga diri sebagai jati diri orang Papua. Oleh karena itu tanpa Freeport di tim berjuluk Mutiara Hitam jangan disesali.

“Pasalnya sejak Persipura juara 2005 tanpa sponsor PT Freeport sebab kehadiran Persipura karena jati diri dan harga diri orang Papua,”kata Terry Ansanay salah satu pencinta Persipura.

Hal senada juga dikatakan Filemon Mofu, kehadiran Persipura telah memberikan hiburan bagi rakyat Papua saat kekerasan dan luka-luka sosial.
Seperti diberitakan sebelumnya, Persipura Jayapura kehilangan sponsor utamanya di Kompetisi Liga 1 2017 setelah PT PT Freeport Indonesia malah menyatakan berhenti memberi dukungan.

Hal itu sempat membuat tim berjuluk Mutiara Hitam tak yakin bisa mengarungi kompetisi nanti. Namun, akhirnya manajemen memutuskan untuk tetap berjuang dengan sponsor seadanya. Bahkan, basis suporter mereka, Persipura Mania, sampai siap memberikan bantuan.

“Sabtu (18/3) malam saya dihubungi oleh Ketua Persipura mania, saudara Wilson Samonsabra, mereka tanya kondisi terkini Persipura seperti apa, saya sampaikan bahwa Puji Tuhan akhirnya Persipura bisa kami pastikan ikut kompetisi,” kata ketua umum Benhur Tomi Mano sebagaimana dilansir bolanasional.com.

“Dasarnya adalah kami dibantu pihak-pihak swasta, walaupun tidak besar tetapi masuk hitungan atau batas aman untuk operasional dan gaji pemain,” sambung Benhur.

“Kepentingan Ketua Persipura mania adalah mereka mau berupaya membantu juga, tapi saya sampaikan tidak perlu. Kami sudah rapat manajemen, dan manajer sudah sampaikan hitung-hitungannya ke saya, jadi kesimpulannya kami sudah bisa bernafas.”

Lebih jauh, Benhur menjelaskan bahwa manajemen pun cukup hati-hati memilih pihak yang ingin mengucurkan dana untuk mendukung biaya Persipura. Hal itu demi menjaga profesionalitas dari klub.

“Sudah sejak lama beberapa Kepala daerah dari Papua dan Papua Barat sampaikan keinginan mereka untuk bantu Persipura, tapi tidak bisa kami terima karena Klub Profesional tidak diperbolehkan menggunakan APBD. Ini uang dalam jumlah besar jadi kami tidak boleh gegabah, kami juga sudah jelaskan ke mereka dan mereka mengerti.

“Beberapa tahun lalu ada juga pejabat daerah yang menawarkan uluran tangannya untuk bantu Persipura, tetapi kami lihat ada kepentingan lain jadi kami tolak. Yah kami senang juga banyak yang mau bantu tapi kami juga harus taat aturan.”

Manajemen Persipura masih belum mengumumkan pihak yang akan jadi sponsor nanti, namun hal itu akan disampaikan dalam waktu dekat. “Intinya untuk berkompetisi musim ini manajemen sudah pastikan bisa,” papar Benhur.

“Dukungan dana datang dari sponsor dan upaya yang dilakukan oleh manajer serta ada pihak lain juga yang membantu kami, nanti kami akan sampaikan.”katanya.(GP)

Perihal

"Bermimpi boleh saja. Tapi, jangan lupa untuk bangun dan kejar mimpi itu"

Ditulis dalam Olahraga

Dilarang keras Komentar yang berbau SARA, Pornografi, Pelecehan dan Kekerasan. Orang Pintar Pasti Komentar Yang Berkualitas.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: